Halo, dalam artikel ini saya akan berbagi cerita mengenai sebuah brand kamera yang sangat familiar yaitu Nikon. Untuk seri artikel ini saya khusus membahas “Hal yang Dibenci Pemilik Nikon” / sebut saja kekurangan kamera Nikon. Untuk kedepannya saya juga membuat artikel lain dengan judul yang kontras. Sedikit sejarah mengenai brand asal negeri sakura Jepang ini :

Perusahaan ini didirikan pada 1917 sebagai Nihon (Nippon) Kōgaku Kōgyō (日本光學工業株式會社) di Tokyo, Jepang; kemudian berganti nama menjadi (株式会社ニコン), atas nama kameranya, pada tahun 1988. Pada tahun 2002, ia memiliki 14.000 tenaga kerja. (Wikipedia Bahasa Indonesia)

Oiya, Nikon juga adalah bagian dari perusahaan Mitsubishi. Meskipun tidak ada korelasinya antara perusahaan kamera dan perusahaan yang menggarap kendaraan roda 4 & AC alias pendingin udara. Tetapi pada kenyataannya memang Nikon adalah bagian dari perusahaan Mitsubishi hehehe

Oke kita lanjut saja pada fokus bahasan pada artikel ini yaitu hal yang pengguna benci dari brand Nikon. Here is it !

Kekurangan Nikon #1

Harga lensanya yang lebih mahal daripada Canon (sama-sama mahal sih sebenernya)

Sumber Gambar

Menurut sumber yang saya jadikan referensi, harga lensa Nikon lebih mahal sedikit daripada lensa Canon (meskipun 22nya sama mahalnya hehehe). Dalam sumber tersebut disebutkan bahwa untuk sebuah lensa 50mm f/1.8 dibandrol di kisaran harga $100 (setelah saya cek harganya $110 di pasar internasional) sedangkan untuk lensa garapan Nikon, yaitu AF-S NIKKOR 50mm f/1.8G harganya $179.95

Harga regulernya $219.95 tapi setelah “Instant Saving” harganya menjadi $179.95 jika di rupiahkan kira-kira Rp. 2,412,015.89. Lumayan mahal ya? Namun perlu diingat bahwa meskipun harga lensa dari kedua brand ini mahal, pepatah Jawa mengatakan “Ono rego ono rupo” alias ada harga ada rupa / kualitas hehehe 🙂

Canon dan Nikon memang merajai dunia kamera khususnya di Indonesia, brand awareness kedua merk ini juga sangat kuat jadi tidaklah masalah jika lensa kamera besutan kedua merk dihargai tinggi karena sudah memiliki konsumen yang setia.

Kekurangan Nikon #2

“Lens Ring” / Ring pada lensa berputar ke arah yang tidak lazim (salah putar gan!)

Dalam sumber yang saya jadikan referensi disebutkan bahwa “Lens Ring” pada lensa Nikon diputar ke arah yang berlawanan dengan lensa pada umumnya. Memutar lens ring saat akan menentukan fokus secara manual /ketika melakukan zoom harus dilakukan ke arah yang berlawanan dengan lensa pada umumnya. Mungkin hal ini akan menjadi sebuah hal yang “aneh” untuk fotografer yang baru pertama kali menggunakan Nikon setelah sebelumnya menggunakan brand lain. Apakah ini benar terjadi ? Hhhmmm

Kekurangan Nikon #3

Sistem menu yang membuat bingung, bisa-bisa sampai frustasi

Sistem antar muka pada menu Nikon dinilai membingungkan sehingga tidak bersahabat dengan fotografer yang baru memegang nikon. Sulit dipahami dan kurang “user friendly” menjadi hal yang dibenci oleh pengguna Nikon di daftar nomor 3 ini 🙂 Apakah anda setuju ? Menu pada brand lain dinilai lebih mudah dipahami dibandingkan menu pada Nikon. Apakah anda setuju?

Kekurangan Nikon #4

Bobot Nikon yang berat (Tapi bikin ber-otot)

Ketika saya bertanya pada pembaca blog mengenai apa yang mereka keluhkan dengan Nikon, ada yang menjawab “Berat di body, tapi bikin berotot hehe” saya juga pemain Nikon dan berkat Nikon tangan saya berotot . . . sebelah hehehe 🙂 Memang bobot Nikon terasa lebih berat dibandingkan brand lain, mungkin isinya padet ya guys hehe. Anyway..ini bisa menjadi alat fitnes kita “sambil memotret sekalian fitnes” 🙂

Namun dibalik bobotnya yang berat, ada kelebihan yang dimiliki Nikon. Body yang solid membuatnya lebih tahan terhadap benturan dan lebih solid. Baca kelebihan lainnya dari Nikon dalam artikel khusus yang saya buat, ini dia “Kelebihan Brand Nikon”.

Kekurangan Nikon #4

Tidak bisa mengubah aperture pada mode live view, kan enak kalo seandainya bisa

Sumber Gambar

Masih dari pembaca yang saya cintai hehehe, ada yang menjawab “Tidak bisa mengubah aperture pada mode live view” untuk kasus ini saya kurang mengerti karena Nikon D3000 saya tidak mendukung fitur ini 🙁 (*curhat dikit). Namun ini terasa sangat merepotkan, alangkah indahnya kegiatan memotret ketika kita bisa mengatur aperture di mode “Libe View”. Hidup jadi lebih praktis 0,2589 persen hehehe

Kekurangan Nikon #5

Pemilihan Mouth Harus Berlabel “Nikon”, (yaelah pilih-pilih bener bang Nikon)

Salah seorang teman Facebook saya (pembaca blog juga) berkomentar bahwa ketika akan mengganti lensa menjadi berstatus manual maka pemilihan “mouth” harus berlabel nikon juga. Jika menggunakan adapter biasa maka hasilnya kurang memuaskan, meskupun adapternya sudah “with optic correction” tetap saja hasilnya tidak sebagus adapter Nikon asli. Hhhmm pengalaman pribadi sepertinya hehehe

Mungkin Nikon ingin menyajikan kesan eksklusif, tidak sembarang adapter yang cocok dengan Nikon. Sama seperti kasus Apple pada produk iPhone-nya yang memiliki charger berbeda dengan kebanyakan smartphone lain.

Satu lagi, ada pembaca yang berkomentar “Tidak bisa ditambahin magic lantern” padahal saya baca “Magic Lantern” adalah software untuk Canon hehehe 🙂 sedikit informasi untuk software ini, Magic Lantern dibuat oleh pihak ketiga yang tidak resmi namun memiliki banyak fitur. Lain kali kita bahas soal ini hehehe

Artikel Lain yang Bermanfaat dan Tentunya Menghemat Budget Anda

5 Hal yang Paling Dibenci Fotografer dari Brand Nikon ! (Keluh-kesah pengguna nikon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *