Memahami Iso Kamera

Iso kamera ? anda pastinya seringkali mendengar istilah ini yang berkaitan dengan dunia fotografi bukan? tapi berdasarkan pengalaman saya tidak banyak orang yang mengetahui apa itu ISO.

Sehingga banyak orang bertanya seputar ISO dalam dunia fotografi.

Dari sekian banyak pertanyaan yang ada, kurang lebih inti dari pertanyaannya adalah sebagai berikut

“Apa arti ISO pada kamera?” / “Pengertian ISO?”

“Definisi ISO dalam fotografi apa ya?”

Dalam artikel ini saya akan menyampaikan pengertian ISO sampai anda benar-benar mengerti dan paham semua hal seputar ISO.

Selain memahami ISO pada kamera anda juga harus memahami apa itu aperture, WB atau White Balance, dan Shutter Speed.

Baiklah mari kita mulai saja,

PENGERTIAN ISO KAMERA DALAM DUNIA FOTOGRAFI

ISO adalah tingkat kesensitifan sensor kamera terhadap cahaya yang diterima.

Kesensitifan ini diatur dalam satuan angka, semakin tiggi angkanya maka semakin tinggi juga kesensitifan sensor kamera terhadap cahaya yang diterima.

Satuan angka ISO berkisar antara 100 sampai dengan 1.600, satuan angka ini tidak sembarangan lho guys, setiap angka digunakan pada kondisi tertentu.

Selanjutnya kita akan mempelajari tentang penggunaan ISO pada kamera, bagian kedua ini dilengkapi tabel angka pada ISO dan penggunaannya agar anda lebih paham kapan harus menggunakan ISO 100 dan kapan harus menggunakan ISO 1.600. Kira-kira seperti itu 🙂

PENGGUNAAN ISO KAMERA

Menurut pakar fotografi dan mengacu pada apa yang tercantum dalam salah satu artikel di website Momwithcamera.com. Kita bisa menggunakan satuan angka dalam ISO sesuai kondisi, misalnya untuk kondisi pencahayaan yang memadai/cukup kita tidak perlu menggunakan ISO berlebihan diatas angka 200, cukup gunakan angka 100 atau 200 saja.

Tabel berikut ini memberikan anda informasi mengenai angka ISO yang sebaikntya anda gunakan pada kondisi tententu. Check this out!

Iso kamera
CheatSheet

sumber gambar

Dapatkan CS lain dengan bergabung di GRUP khusus SUBSCRIBER 🙂 Konten Chetasheet yang memudahkan anda memilih lensa yang sesuai dengan jenis fotografi sudah saya siapkan dan siap untuk di download hehe ! Yuk bergabung guys 🙂

Gambaran kasar/Garis besar dari tabel diatas

Angka ISO 100, 200 – digunakan pada kondisi yang memiliki cukup banyak cahaya (rich light). Perbedaan penggunaan antara ISO 100 dan ISo 200 adalah sebagai berikut :

  • ISO 100 – digunakan saat matahari bersinar penuh tanpa adanya shade atau bayangan dan tidak berawan seperti di lapangan terbuka.
  • ISO 200 – digunakan pada saat matahari bersinar penuh namun dihiasi awan dan banyak bayangan sehingga tidak secerah keadaan sebelumnya saat menggunakan ISO 100.
  • Angka ISO 400, 700 -digunakan saat cuaca mendung dan matahari terhalang oleh awan. Perbedaan antara keduanya adlaah sebagai berikut :
  • ISO 400 – Digunakan dalam ruangan atau di area yang tertutup bayangan.
  • ISO 700 – Sama-sama digunakan dalam ruangan atau di area yang tertutup bayangan namun dengan keadaan yang lebih gelap.

(Jika anda merasa hasil foto dalam banyangan terlihat kurang cerah meskipun sudah menggunakan ISO 400, maka naikkan ISO pada angka 700) Got it? Good!

Jika anda perhatikan pada tabel diatas anda melihat tulisan “Noise Warning”. Tulisan tersebut berarti anda harus berhati-hati ketika menggunakan angka ISO diatas 700 karena akan sangat rentan munculnya “Noise” yang mengganggu hasil pemotretan.

Sebelum kita melanjutkan pada tabel ISO, anda mungkin masih asing dengan istilah “noise”, jika anda belum mengerti apa itu “noise” silahkan lanjutkan membaca. Buat anda yang sudah paham bisa melewati bagian ini dan melanjutkan bahasan kita tentang tabel angka ISO. Noise, istilah ini digunakan untuk merujuk bintik-bintik pada hasil pemotretan yang mengganggu keindahan foto.

Untuk lebih jelasnya, saya merujuk pada Wikipedia mengenai Noise ini. Dalam foto yang saya tautkan dibawah ini, dibandingkan dua buah foto yang ditangkap menggunakan ISO 100 (minimal) dan ISo 1.600 (maksimal).

 

Kedua foto diatas diambil menggunakan ISO yang berbeda, perbedaan keduanya akan terlihat jika anda memperbesar foto. Noise akan terlihat pada gambar yang diambil dengan ISO maksimal (1.600), perhatikan foto dibawah ini :

Iso kamera

Bintik-bintik putih pada gambar diatas adalah “noise” yang disebabkan penggunaan ISO berlebih. Untuk itu anda harus berhati-hati dalam menggunakan ISO. Gunakan tabel angka ISO untuk menghindari munculnya “noise”, dan sesuaikan kondisi pemotretan dengan angka ISO.

Got it? Good! Lanjut lagi pada tabel angka ISO yang selanjutnya,

Angka ISO 680-800 – Angka tersebut digunakan ketika cahaya matahari mulai redup, dan ketika intensitas cahaya dirasakan kurang. ISO 800 agak berbeda dari ISO 680, sebaiknya anda menggunakan ISO 800 pada kondisi “Didalam Ruangan” ketika cuaca diluar cerah.

Sedangkan ISO 680 seperti yang telah saya sebutkan di awal, digunakan saat cahaya matahari mulai redup, dan ketika intensitas cahaya dirasakan kurang.

Angka ISO 850-1.000 – Kedua angka ISO ini digunakan ketika cuaca sedang mendung baik didalam maupun diluar ruangan. Ketika anda akan memotret pada keadaan mendung diluar ruangan sebaiknya gunakan ISO 850, ISO 1.000 digunakan ketika anda berada didalam ruangan dengan cuaca mendung diluar.

Angka ISO 1250 – Digunakan saat malam hari ketika pencahayaan hanya berasal dari bola lampu / keadaan ketika tidak ada cahaya matahari.

Angka ISO 1.600 – ISO maksimal pada angka 1.600 digunakan saat anda berada didalam ruangan gelap seperti didalam ruangan teatre. Tidak harus teatre, anda bisa menggunakan ISO maksimal saat anda merasakan sumber pencahayaan terlalu sedikit.

KESIMPULAN ARTIKEL TENTANG ISO KAMERA PADA FOTOGRAFI

ISO Kamera dalam fotografi adalah tingkat sensitifitas sensor pada kamera terhadap cahaya yang diterima.

Tingkat kesensitifan sensor kamera diatur dalam satuan angka dari ISO 100 – ISO 1.600, tiap angka ISO bisa anda sesuaikan dengan kondisi cuaca saat anda memotret.

Saat sinar matahari dikira cukup maka guinakan ISO rendah, sebaliknya saat cahaya matahari dirasa kurang maka anda bisa menaikkan ISO sampai dirasa hasilnya pas. Got it? Good!

Hati-hati dalam menaikkan angka ISO diatas angka ISO 700, karena akan muncul “noise” yang mengganggu hasil pemotretan. Sesuaikan ISO dengan kondisi cuaca sekitar anda ya guys!

Okay, ini adalah bagian akhir dari artikel yang saya tulis, semoga anda lebih paham seputar ISO ya guys! tetap latih skil fotografi anda dan tetap dapetin ilmu baru dari tentangfotografi.com!

Jangan lupa untuk SHARE halaman ini ke teman anda yang tertarik dengan dunia fotografi & ingin belajar fotografi dengan cara yang berbeda! sekaligus tunjukan pada teman-teman anda bahwa belajar fotografi itu tidak sesulit yang orang katakan!

Memahami ISO dalam 3 Menit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.